Doa Romantis



Ya Allah, berkahilah aku dalam ikhtiar untuk menjemput jodoh yang tertakdir untukku. Cukupkan kami bahwa hanya Engkau yang menjadi penjawab segala tanya dan penenang hatiku. Aku meyakini bahwa Cinta itu datangnya dariMu, Allah. Dan  akan Engkau hadirkan cinta itu untuk seseorang yang namanya sudah Engkau tulis di LauhulMahfudz.
Ya Allah… jikalau dia yang sedang ada dalam hatiku sekarang ini memanglah bukan yang engkau takdirkan untukku, maka musnahkan dan buang perasaan itu, agar tak  semakin mengotori hati  dan  pikiranku terutama agar tak membuat-Mu murka karenanya. Namun, jikalau  dia memang yang engkau takdirkan  untukku, maka berikanlah kesabaran dan kekuatan dalam menghimpun keterserakan antar kami berdua. Berilah keyakinan, kesetiaaan, lalu keberanian pada hati kami berdua.
Jikalau suatu saat aku bertemu dengan ia yang Engkau takdirkan untukku, maka yakinkan aku dengan membuat hatiku tidak tertarik pada pria manapun dan tidak goyah karena alasan apapun.
Ya Allah…yakinkan hatiku dengan kesiapaan, kerelaan, dan keberanian untuk saling membuka, menerima dan menutup aib pada diri kami berdua. Yakinkan hatiku dengan membuat aku untuk tidak mencari-cari celah kekurangannya, seperti yang selama ini aku lakukan atas dasar penjagaan sesuai apa yang memang seharusnya.
Ya Allah… yakinkan hatiku… yakinkan hatiku… yakinkan hatiku dengan keyakinan atasMu yang lebih dari segalanya, agar tak mendahului apa yang telah Engkau tata, agar tak membuat-Mu murka atau Rasul-Mu menitikkan air mata, atas apa yang tidakseharusnya.
Aku tak mau meminta segera, karena itu berarti aku telah memaksa Engkau untuk merombak yang yang sudah digariskan ketetapanNya. Aku juga tak mau berdoa secepatnya, karena siapa tahu saja aku telah mengatasnamakan niatan suci padahal mengenyampingkannya karena nafsu belaka. Aku tak mau meminta segera atau secepatnya, karena itu tergesa-gesa dan seolah memaksa. Aku hanya meminta pada-Mu untuk memberikan kesiapan dan kerelaan menerima, atas apa yang Kau gariskan untukku, agar aku senantiasa mensyukurinya.
Ya Allah, tunjukilah aku jalan menuju takdir terbaikmu. Sabarkan aku dalam penantian yang terus merindu ini.
Aaamin Yaa Rabbal’alamiin….”

Syarat Menjadi Anggota Perpustakaan Balai Pemuda Surabaya




Hai hai hai… saya kembali lagi membawa info tentang perpusakaan umum di Surabaya. Kali ini saya akan mengulas tentang Perpustakaan Balai Budaya Surabaya. Denger-denger nih perpustakaan ini salah satu rintisan Perpustakaan Umum Kota Surabaya yang baru didirikan. Meskipun baru, namun perpustakaan ini sudah banyak menerima piagam penghargaan lho. Okay deh yuk capcus langsung aja kali ya.


PERPUSTAKAAN BALAI BUDAYA SURABAYA berada di JL. Gubernur Suryo no. 15 Surabaya.
Dari luar perpustakaan ini cukup suwung ya, karena bangunan lama model tempo deoleo yang sangat tua.




Langsung masuk ya, perpustakaan ini juga tidak menuntut setiap pembacanya wajib memiliki kartu anggota. Dengan menulis daftar hadir kita bisa langsung masuk dan mencari posisi wuenak buat baca. Perpustakaan ini mengusung tema “Perpustakaan Rumah Belajar Modern Bagi Masyarakat.” Dan benar sekali, bagi saya memasuki perpustakaan ini terasa sangat seperti rumah sendiri. Sofa-sofanya yag empuk dan santai, tempat lesehan juga gak kalah asyiknya buat pengunjung rombongan. Buat anak-anak apalagi, banyak sekali refrensi yang bisa dibaca dari buku cerita, komik, dan kid’s room yang didesain unyu dan lucu ala anak-anak.
Apa saja persyaratannya?


SYARAT MEMBUAT KARTU ANGGOTA PERPUSTAKAAN
1.      Mengisi formulir dan menyerahkan foto copy KTP – Surabaya
2.      Untuk pelajar dilengkapi dengan Surat Keterangan Sekolah dan foto copy Kartu Keluarga Surabaya
3.      Pembuatan kartu anggota tidak dipungut biaya, GRATIS!
4.      Bagi penduduk luar kota, menunjukkan fotocopy KTK/KSK dan uang jaminan Rp. 100.000
5.      Kartu anggota berlaku satu tahun.

SYARAT PEMINJAMAN BUKU
1.      Pengunjung mennjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Perpustakaan Balai Budaya Surabaya.
2.      Buku yang dipinjam aksimal 2 (dua) eksemplar, selama 1 (satu) minggu.
3.      Buku bisa diperpanjang sampai tiga kali perpanjangan sebelum jatuh tempo pengembalian, sehingga buku wajib dibawa untuk diproses oleh petugas.
4.      Bila terlambat megembalikan dikenakan DENDA :
a.       Buku Dewasa       : Rp. 500,- / Buku / Hari
b.      Buku Anak            : Rp. 200,- / Buku / Hari
5.      Kartu Tanda Anggota harus dibawa ketika meminjam dan mengembalikan buku.
a.       KTA tidak berlaku untuk orang lain.
b.      Peminjaman buku tidak dapat diwakilkan.
Apabila buku yang dipinjam rusak atau hilang, maka pemunjam wajib mengganti

LAYANAN PERPUSTAKAAN dibuka setiap Senin-Minggu dari pukul 07.00-21.00. Kecuali hari libur Nasional.

Wow, fleksibel sekali ya waktunya? Seneng deh bisa puas-puasin diri buat baca-baca. Terkadang alasan terhalangnya kita ingin berkunjung ke perpustakaan itu karena keterbatasan waktu, ya gak? Semisal, karena pulang kerja sore hari, karena jadwal kuliah hingga malam, karena ada bimbel dulu setelah sekolah. Membuat kita susah untuk berkunjung ke perpustakaan setelahnya, karena jadwal kunjugan perpustakaan yang terbatas hingga sore hari.
Saya rasa perpustakaan ini sangat sesuai sekali dengan temanya,  Perpustakaan Rumah Belajar Modern Bagi Masyarakat”. Selain karena penataan interiornya yang nyaman sekali ala rumahan, waktu kunjungan pun terbukti paling lama diantara lainnya. Di Surabaya maksud saya, heheh. Jadi, gak perlu kepikiran waktu deh buat berkunjung kesana.
Sekian dari saya, semoga ulasan artikel saya dapat membantu kelancaran hari-hari anda. Selamat mencoba dan selamat beraktivitas kembali.

Untuk surat pengantar silahkan lihat “disini”.

Ternyata kriteria pacar dan istri itu berbeda


Perkenalkan saya Raka, seorang pria dari keluarga terhormat. Saya mencintai seorang wanita yang sudah 7 tahun  menjadi pacar saya. Kami menjalin hubungan pacaran semenjak SMA. Dengan harapan dia menjadi istri saya, maka saya pacaran dengannya sambil menunggu kesiapan kami berdua untuk menikah. Hari demi hari kami lalui seperti biasa, layaknya orang kebanyakan yang pacaran. Tujuh tahun kami jalani dengan saling tukar kabar, jalan-jalan, nonton bioskop, makan-makan, dan hal-hal yang biasa dilakukan muda-mudi yang lagi pacaran. Tapi dalam hati kami diniatkan untuk bisa melanggengkan hubungan ini ke jenjang berikutnya yaitu pernikahan.
Singkat cerita kami berdua telah siap menikah, dan kami membicarakan perihal niat kami ini kepada orang tua, lalu turunlah restu untuk segera menikah. Lagi pula usia saya saat itu sudah menginjak 25 tahun, begitu juga dengan pacar saya, karena kami memang satu angkatan.
Dua hari setelah kami menjalani sesi foto pre-wedding, tiba-tiba terjadilah sesuatu  yang aneh. Calon saya agak sulit dihubungi, sikapnya juga berubah. Keganjilan semakin terjadi tepat  dalam waktu dua harisetelah foto pre wedding tersebut saya melihat wanita mirip sekali dengannya sedang jalan bersama seorang pria, entah itu siapa. Saat saya klarifikasi kepadanya melalui telepon, dia bilang kalau pria itu adalah sepupunya. Tanpa ada rasa curiga sedikitpun saya percaya. Namun kepercayaan saya itu sirna saat dua hari setelahnya, dia “memutuskan” hubungan kami tanpa kejelasan, hanya bilang kalau “kita sudah tidak cocok lagi”.
Saya sulit sekali menghubunginya untuk konfirmasi perihal alasan dan kejelasan hubungan kami. Namun, semua itu menjadi tak perlu lagi karena dua minggu setelahnya saya mendapat kabar dia menikah dengan orang lain, dengan pria itu.
Hancur, sakit, kesal, marah, kecewa, semua campur aduk saya rasakan. Betapa pengorbanan saya selama 7 tahun ini dari antar-jemput dia, keluar uang sana-sini semua waktu, tenaga, harta yang telah saya keluarkan, terbuang percuma hanya untuk seorang wanita yang ternyata tidak menjadi istri saya. Sekarang saya sadar, kriteria seorang pacar dan istri sungguhlah berbeda. Sekarang ini yang saya cari bukan seorang pacar, namun seorang istri.